kami hadir untuk pelajar / siswa yang ingin menjadi muslim sejati yang ingin belajar islam dan menjadi pelajar berprestasi dan mengemban dakwah remaja

Superhero Undercover

10 November, yap! beberapa dari kita mungkin masih ingat dengan peristiwa yang terjadi pada tanggal itu. Tanggal di mana para pejuang dari arek-arek Surabaya harus bersimbah darah melawan tentara penjajah dari Inggris dan Belanda. Entah itu murni dari arek-arek Surabaya sebagai wakil dari Indonesia (hehehe, kaya’ perlombaan aja pake’ “wakil”), entah juga para tentara penjajah yang berasal dari kedua Negara itu, atau mungkin ada orang Indonesia yang iseng-iseng karena nggak tau mana kawan mana lawan terus main serang aja, wuaghhh parah!! XP. Tapi itu semua masih entah, karena emang greens nggak ngeliat langsung si, hehehe.  Yang penting adalah peristiwa pertempuran itu emang terjadi.

Menurut seabreg sumber yang greens dapet (:D lebay…), peristiwa itu merupakan serangan dari pihak sekutu (penjajah) yang dimaksudkan untuk meredam dan membatalkan kemerdekaan Indonesia. Emang waktu itu merupakan bulan ke 3 seabis dibacakannya proklamasi kemerdekaan. Kata orang nih, terkadang memang tujuan itu ga selamanya dapat dicapai, tul ga’? buktinya ga jauh amat. Niatnya para om-om pemimpin sekutu itu menurunkan semangat masyarakat Indonesia, eh malah fakta di lapangannya beda. Para pejuang malah semangat luar biasa melawan bentuk aksi militer itu dan mempertahankan kemerdekaan. Dan walhasil, sekalipun orang-orang sekutu berhasil menduduki kota terbesar ke dua di Indoeisa itu selama 3 hari, namun mereka akhirnya dapat dipukul mundur oleh para pejuang. Yaah meskipun untuk itu semua ribuan orang hilang nyawa karnanya. Jadi, (katanya nih) untuk mengenang jasa para pejuang itu dan sebagai simbol nasional, tanggal 10 November ditetapkan sebagai Hari Pahlawan Nasional atau biasa disingakat HPN.

Nah, kira-kira niy, coba tebak greens mau njelasin apa hayo? udah dapet jawabannya? Nah, bagi  kamu yang nebak bahasan kali ini tentang HPN, greens ucapin selamat! karena kamu uda bener, alias bener-bener salah, hehehe.

Bahasan greens kali ini adalah tentang pahlawan, atau dalam bahasa sunda ( ;P ) dinamakan “hero”. Gak jauh emang ama HPN, cuman kita ambil P-nya aja. Bukan karena Greens lagi pingin jadi Hero ato lagi ngidam ketemu pahlawan. Namun Greens mengangkat tema itu kali ini, karena ngeliat banyak sekali orang-orang yang masih aja salah dalam menentukan pahlawan dan salah juga dalam meneladani pahlawan. Sehingga nggak aneh kalo masih aja kita liat orang yang semakin turun nilai-nilai kemanusiaannya, jadinya bukan zero to hero, tapi hero to zero, ckckck.

Pahlawan, dalam kamus besar greensoul (hehehe, ada gitu?!) diartikan sebagai seseorang yang berjuang demi kemaslahatan (kebutuhan) bersama. Contoh mudahnya aja niy, si pakde supadirman (eh) spiderman yang selalu menjaga ketentraman kota dengan kekuatannya. Bahkan kalo kita liat di tipi-tipi dia mau mati untuk menyelamatkan manusia, baik yang gak kenal maupun yang dikenal. Tapi nih ya, sekalipun pakde ni suka nyelametin orang, tapi nggak tau kenapa, kayaknya dia nggak bakalan mau mati untuk nyelamatin kita-kita ni. Tau kenapa? Yap! Karena spiderman nggak ada di dunia nyata (peace! ^^). Dan masih banyak contoh-contoh lainnya, superman, batman, greensman (><),  atau bisa juga pejuang pribumi dalam peristiwa 10 November yang uda greens ceritain sebelumnya.

Pahlawan itu pastinya menjadi inspirasi untuk kita semua. Entah itu inspirasi untuk berbuat baik ato malah berbuat jelek. Tapi yang jelas, pahlawan-pahlawan yang bisa membuat kita terinspirasi untuk selalu berbuat baik, itulah pahlawan-pahlawan yang patut ada di mata kita. Karena dengan adanya mereka, kita bisa menjadi seseoarang yang berguna bagi lingkungan kita. Kalo katanya pak Jamil Azzaini (motivator hidup sukses mulia), kondisi yang seperti ini bisa dikatakan kita itu ibarat sesuatu yang menyebarkan energi positif, jadinya kita berguna bagi semua! Yeeey!! ^0^/

Eh, ngomong-ngomong tentang pahlawan niy, kayaknya nggak berasa atau kurang mak nyun kalo kita nggak jabarin kisah tentang pahlawan dalam Islam, setuju? (nggak setuju, awas loe!). Sebenernya,  buaaanyak sekali pahlawan-pahlwan Islam yang terlahir dan pastinya mereka semua bisa kita jadikan sebagai teladan. Tapi kayaknya cukup satu pahlawan aja yang mau greens bagi ceritanya. Dari kisah-kisah pahlawan yang satu ini, greens yakin deh kamu nggak bakalan bisa nyari sisi negatifnya. Karena emang pahlawan yang greens maksud adalah Rasulullah saw.. ^^v

Rasulullah saw. adalah seseorang yang paling berhak mendapatkan gelar pahlawan. Bagaimana tidak? Berkat Rasulullah saw., muncullah para generasi-generasi gemilang. Yang terbukti sukses dalam menjadikan Islam sebagai Rahmatan lil ‘alamin. Umar bin Abdul Aziz misalnya, saking adil dan bijaknya dalam memimpin, ia mampu menjadikan rakyatnya hidup berkecukupan. Sampai-sampai petugas pembagi zakat waktu itu tidak menemukâan satu orang pun yang berhak menerima zakat, subhanallah!. Dan pastinya, kesuksesan yang diraih oleh Umar bin Abdul Aziz dan para generasi gemilang lainnya tidak lain karena mereka meneladani apa yang Rasulullah lakukan, mereka senantiasa menjadikan perbuatan Rasulullah sebagai dasar perbuatan mereka.

Rasulullah saw. juga seorang pahlawan yang tegar dalam menghadapi tantangan dalam perjuangannya. Cacian, makian, umpatan, dan hinaan yang diterima Rasulullah saw. tidak serta merta menyurutkan semangatnya dalam berjuang mendakwahkan Islam. Bahkan, Rasulullah saw. menjadikannya sebagai ucapan “terima kasih” lho. Hehehe, greens ngomong kaya’ gitu karena Rasulullah sealu membalas dengan kebaikan terhadap apa-apa yang dilakukan orang-orang yang memberi cacian, makian, umpatan, dan hinaan terhadapnya. Hebat ya?! Kalo kita mah, bisa jadi balasannya itu muka cemberut kaya gini L ato bisa juga seperti ini😡 . Menurut greens niy, jasa Rasulullah saw. yang paling baik adalah semangatnya Rasulullah berdakwah sehingga Islam sampai kepada umat manusia. Nggak bisa bayangin dah kalo misalnya Islam nggak pernah didakwahkan Rasulullah. Kejahilan (kebodohan) pasti merajalela. Manusia nggak akan pernah mulia di hadapan Allah karena tidak pernah disentuh Islam. Dan kita patut bersyukur lho karena kita diberikan satu nikmat yang luar biasa, yaitu nikmat Islam. So, yuk baca hamdalah sama-sama! Hamdalâh (ups!) Alhamdulillâh.

Nah, itu baru sekelumit dari jasa-jasa Rasulullah saw. yang bisa kita teladani. Mungkin akan lebih ngetaste lagi kalo greensoulid membaca sendiri sirah-sirah nabi Muhammad saw. dan para sahabat. Nggak percaya? Coba aj deh! Kalo nggak berhasil, uang kembali (-_-‘). Kalo nggak berhasil, berarti greensoulid bacanya kecepeten atau mungkin kurang serius, jadi pokoknya pasti berhasil, hehehe maksa.

Seperti yang greens sampaiin sebelumnya, banyak orang yang enggak ngerti karakter pahlawan yang seperti apa yang harus dia pilih. Banyak dari mereka sudah puas dengan pahlawan idamannya  sehingga menganggap benar and meniru apa yang dilakukan oleh pahlawannya, sekalipun itu adalah perbuatan yang salah. Kalopun hanya meniru yang baik-baik saja dan nggak meneladani sifat buruk pahlawannya, itu masih dibilang kurang. Karena, apa yang diidamkan, ternyata masih jelas keburukannya. Kalo ada yang lebih baik, kenapa ambil yang biasa-biasa aja? betul?!

Kita semua tahu, kalo Islam adalah Rahmatan lil ‘alamin, dan emang nggak bisa dipungkiri lho. Cukuplah fakta yang ada, menjadi bukti bagi kita semua. Sehingga dari sini, bisa kita bandingkan, para pejuang yang memperjuangkan Islam dengan para pejuang yang memperjuangkan selain Islam. Lebih baik yang mana hayo? pastinya pejuang Islam dong. Kita bisa lihat, para pejuang Islam, pasti mempunyai pribadi yang luar biasa, dan kalaupun ada kekurangan darinya, pasti itu nggak ditunjukin terang-terangan, dan lagi kalopun demikian pasti mereka senantiasa bermuhasabah dan memperbaiki kualitas pribadi mereka. Nah lo, masih lebih memilih pejuang biasa? Check mate! ;D

Dari sekian ribu karakter dari tulisan ini, intinya adalah kita harus benar-benar memilih the real hero. Kita harus mengerti mana pahlawan yang pantes (pahlawan Islam) dan mana pahlawan yang nggak pantes (pahlawan biasa). Sehingga dengannya, kita bisa selalu terinspirasi untuk melakukan perjuangan yang setidaknya sama atau bahkan lebih dari perjuangan pahlawan Idaman kita. So, mulai sekarang, kita hendaknya membaca sejarah pahlawan itu, untuk menambah wawasan kita tentangnya. Dengan harapan, kita bisa menirunya dan menjadi orang yang mempunyai derajat tinggi dihadapan Allah SWT. Juga dengan harapan, kita bisa lebih berhati-hati dalam melangkah, agar nggak terpeleset terus kejatuhan tangga dan akhirnya masuk jurang. Hehehe, maksudnya nggak semakin terjerumus kedalam kemaksiatan. InsyaAllah. [akhi]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: