kami hadir untuk pelajar / siswa yang ingin menjadi muslim sejati yang ingin belajar islam dan menjadi pelajar berprestasi dan mengemban dakwah remaja

Peringatan Isra’ Mi’raj selalu identik dengan ceramah panjang membosankan. Gimana nggak. Setiap tahun isi ceramah selalu dapat ditebak isinya. Di awal ngulang cerita Isra’ Mi’raj, terus njelasin pentingnya sholat, nah kalo waktunya banyak mbahas kondisi surge dan neraka yang dilewati ketika Isra’ Mi’raj. Bener kan teman-teman.
Isra’ dan Mi’raj emang gak bisa lepas dari masalah sholat. Secara. sholat adalah ibadah yang penting dalam Islam. Saking pentingnya sampai dikatakan sebagai tiang agama. Namun pembahasan Isra’ dan Mi’raj sebenernya gak Cuma itu.
Sebelum ngobrol lebih jauh nih, coba kita bayangin sebentar. Ada tetangga kita yang kebetulan istri dan orang tua yang paling disayanginya baru aja meninggal. Nah suatu hari tetangga kita itu cerita ke warga sekitar kita kalo dia baru dating dari makkah. Padahal semua orang tahu malam sebelumnya dia masih nongkrong bareng lihat piala dunia. Apa coba komentar kita. Kemungkinan besar kita ngganggep tetangga kita kena depresi, stress, atau malah udah gila.
Nah mungkin komen seperti itu juga yang nongol di benak para sahabat nabi ketika mendengar berita isra’ mi’raj. Maklum lah. Nabi ketika itu baru ditinggal istri tercintanya siti khadijah dan pamannya yang selalu melindungi perjuangnnya. Apalagi jaman dulu belum ada Boeing atau Airbus yang bisa membawa nabi pulang pergi makkah-yerusalem dengan cepat dan nyaman.
Maka dari itu, yang namanya isra’ dan mi’raj bagi para sahabat adalah sebuah ujian. Apakah para sahabat lebih percaya dengan nabi dengan cerita yang secara logika gak masuk ataukah lebih percaya pada logika manusia.
Ujian ini yang rupanya tetap bertahan meskipun isra’ dan mi’raj udah berlalu lebih dari 1000 tahun yang lalu. Buktinya sekarang udah banyak orang yang mengatakan Islam udah ketinggalan jaman dan perlu direvisi. Ada juga yang mengatakan aturan islam sudah gak cocok untuk masa ini. Makanya gak heran kalo aturan islam yang dipake sekarang semakin lama semakin sedikit.
Hmm. Aturan islam memang tidak semuanya dapat dicerna dengan mudah oleh akal. Meskipun ilmu pengetahuan berkembang pesat tapi tetep aja yang namaya peraturan islam masih banyak yang misterius. Contohnya kalo kita kena najis yang harus dibersihkan adalah bagian yang kena najis. Lha terus kenapa kalo kita kentut yang dilakukan malah mudhu. Bingung kan.
Jawaban pertanyaan itu mungkin sama dengan pertanyaan serupa untuk masalah babi, sholat dan lainnya di jamannya nabi. Jamanya nabi belum ada yang tahu kalo sholat bisa menyehatkan, belum tahu juga kalo di babi ada cacing pita yang berbahaya. Baru di jamannya kita-kita aja baru ditemukan khasiat dari peraturan islam itu.
Namun pertanyaannya bukan hanya apakah peraturan islam punya manfaat apa nggak. Bahaya besar kalo kita ngikuti peraturan islam hanya dari manfaat. Bisa-bisa kalo kita nemu peraturan islam yang gak ada manfaatnya kita jadi gak mau menjalankan.
Coba kita contoh Abu Bakar As-Shiddiq. Ketika mendengar berita Isra’ Mi’raj tanpa babibu langsung mempercayai tanpa ada keraguan sedikitpun. Begitu pula beberapa sahabat yang keimanannya kuat. Gak peduli seberapa gak masuk akalnya sebuah cerita kalo itu datangnya dari nabi pasti isinya benar.
So, dalam peringatan isra’ Mi’raj ini sudah saatnya kita meneladani para sahabat yang terbukti sebagai generasi terbaik umat islam. Gak usah kita ragukan lagi kebenaran Al-Qur’an dan segala isinya apalagi mempertentangkan dengan logika manusia maupun keadaan jaman. Karena Allah sendiri yang mengatakan bahwa islam akan bertahan sampai akhir jaman. Sekarang masih mau ngerevisi Islam ? Udah gak jaman lagi.

Comments on: "Isra’ Mi’raj mengajari kita tentang …" (1)

  1. pantat kntut kok wudhu? sama dgn skit gi2 kok pantat yg disuntik,,bukan gi2 atau mulut skalian biar ndower.haha…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: